Pahami Mekanisme Asuransi Jiwa yang Benar Secara Lengkap

mekanisme asuransi jiwa

Bertemu lagi dengan kami Asuransi Jiwa Surabaya, kali ini kami akan membahas mengenai Mekanisme Asuransi Jiwa Meliputi. Saat ini keberadaan asuransi, khususnya asuransi jiwa memang sangat penting. Sayangnya, masyarakat seringkali memiliki pengetahuan yang minim tentang mekanisme asuransi jiwa. Padahal, mekanisme asuransi jiwa meliputi berbagai hal yang penting untuk pengurusannya di kemudian hari. Untuk menghindari hal tersebut alangkah baiknya, untuk memahami mekanisme asuransi jiwa mulai sekarang. Temukan ulasannya pada artikel di bawah ini.

DAFTAR ASURANSI JIWA DAN ISI FORMULIR DISINI

Daftar Asuransi Jiwa dan Isi Form di https://asuransijiwa.xyz/pendaftaran/ atau menghubungi nomor HP/WA : 081803081010

Mekanisme Asuransi Jiwa Meliputi Apa Saja?

Mekanisme Asuransi Jiwa Meliputi Apa Saja?
Sumber foto : Lifepal.co.id

Bagi Anda yang hendak membeli produk asuransi, wajib untuk mengetahui mekanisme asuransi jiwa agar tidak salah persepsi kedepannya. Sebab diluar sana banyak sekali masyarakat yang memiliki anggapan keliru mengenai asuransi jiwa. Apa sih yang dimaksud dengan mekanisme asuransi jiwa?

Mekanisme asuransi jiwa meliputi berbagai gambaran cara kerja sebuah produk asuransi. Yang dalam hal ini adalah produk asuransi jiwa. Garis besar gambarannya merupakan sistematika cara pertanggungan ataupun perlindungan dari perusahaan asuransi kepada nasabah, atau pemegang polis. Dimana perusahaan asuransi akan mengcover dampak kerugian dari nasabah. Lalu sebagai pengambilalihan atas kerugian risiko, nasabah wajib membayarkan premi yang sudah disepakati sebelumnya.

Jika dilihat secara keseluruhan, mekanisme pertanggungan yang diberlakukan dalam asuransi jiwa adalah pengalihan resiko dari satu orang kepada semua orang dalam kelompok (perusahaan asuransi). Mekanisme asuransi jiwa meliputi 3 sub penjelasan sederhana yang dapat Anda ketahui yaitu:

Baca Juga : Apa Itu Polis Asuransi Jiwa? Simak Penjelasannya Disini

1. Menyatukan

Perusahaan asuransi memiliki mekanisme menyatukan dalam menjalankan bisnisnya. Artinya disini pihak asuransi akan menyatukan semua orang yang memiliki kepentingan yang sama dan tujuan yang sama untuk membagi resiko yang sama pula. Pihak perusahaan asuransi memiliki manajemen risiko yang mumpuni untuk dapat melakukan pemindahan resiko yang kemungkinan dimiliki nasabah. Dengan pergantian berupa pembayaran premi yang tertera dalam polis sebelumnya.

2. Mengumpulkan

Mekanisme asuransi jiwa berikutnya adalah mengumpulkan. Pihak asuransi akan mengumpulkan pembayaran premi dari nasabah dengan kepentingan yang sama tersebut. Dana tersebut nantinya oleh perusahaan asuransi akan diolah. Serta dibuat statistik untuk memprediksi persentase nasabah yang mengajukan klaimnya.

3. Membayar

Merupakan cara kerja terakhir dari perusahaan asuransi. Yakni membayar kompensasi atau ganti rugi atas kerugian yang diderita oleh nasabahnya. Hal ini sebelumnya sudah tercatat dalam polis asuransi. Jadi saat Anda mengalami insiden yang tercatat dalam polis dan mengakibatkan kerugian. Anda dapat mengajukan klaim ganti rugi terhadap perusahaan asuransi.

Jadi gambaran mekanisme proteksi asuransi jiwa adalah perusahaan asuransi menyatukan orang-orang dengan tujuan yang sama. Lalu mereka akan mengumpulkan dana premi yang disetorkan kepada perusahaan asuransi. Ketika nasabah mengalami kerugian, dana tersebut yang nantinya akan digunakan oleh perusahan asuransi sebagai sumber dana kompensasi atas klaim yang diajukan nasabah.

Baca Juga : Apa Itu Asuransi Jiwa? Simak Lebih Dalam Disini

Prinsip Asuransi Jiwa

Prinsip Asuransi Jiwa
Sumber foto : Barrons.com

Berbicara mengenai mekanisme asuransi jiwa, tentu tidak akan dapat berjalan tanpa adanya prinsip asuransi yang kuat sebelumnya. Hal ini tentunya untuk menyediakan perlindungan yang memadai, aman kepada nasabah. Oleh karena itu terdapat polis asuransi yang menyerupai kontrak hubungan kerja antara nasabah dan juga perusahaan asuransi.

Hal ini agar nasabah merasa tenang dan aman untuk mempercayakan dananya kepada perusahaan asuransi. Sebab polis merupakan sebuah kontrak yang memiliki kekuatan hukum. Polis asuransi memiliki beberapa prinsip yang dapat Anda ketahui, seperti dibawah ini:

1. Terdapat Kepentingan yang Perlu untuk Diasuransikan

Dalam dunia asuransi, hal ini dikenal dengan istilah insurable interest. Artinya setiap orang yang hendak membeli asuransi haruslah memiliki kepentingan terhadap suatu hal yang diasuransikan tersebut. Selain itu benda atau objek yang diasuransikan haruslah bersifat layak, diakui oleh hukum dan memiliki nilai ekonomi.

2. Memiliki Itikad Baik

Polis asuransi memiliki prinsip itikad baik atau yang lebih dikenal dengan sebutan utmost good faith. Hal ini karena asuransi tetap merupakan bisnis antar kedua belah pihak yang sama-sama mencari keuntungan. Dalam hal ini berarti baik perusahaan asuransi dan juga nasabah sebagai pemegang polis haruslah memiliki itikad baik dalam menjalankan kontrak.

Oleh karena itu berikutnya data dan juga informasi yang diberikan oleh kedua belah pihak. Yang nantinya dipergunakan untuk kepentingan dalam polis haruslah merupakan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Bagi pemegang polis haruslah jujur terhadap objek yang akan diasuransikan. Jujur terhadap kondisi kesehatan contohnya, riwayat penyakit dan lain lain. Sementara bagi perusahan asuransi haruslah transparan terhadap apa saja yang menjadi tanggungannya. Serta hal-hal yang dikecualikan lengkap dengan persyaratan dan juga kondisi yang dapat dijamin oleh pihak asuransi.

3. Proximate Cause

Merupakan prinsip asuransi terhadap kerugian yang dialami oleh nasabah. Proximate cause dalam asuransi disebut dengan pengurutan kejadian yang mengakibatkan kerugian, guna untuk mencari penyebab terjadinya kerugian tersebut. Hal ini bertujuan untuk menghindari perselisihan terhadap resiko dan pencairan manfaat yang tercantum dalam polis.

Baca Juga : Apa Itu Asuransi Jiwa Warisan? Ini Keunggulannya

4. Terdapat Prinsip Ganti Rugi

Sudah menjadi kewajiban pihak asuransi untuk mengganti rugi kerugian yang penyebabnya tercatat dalam polis asuransi. Terdapat beberapa metode ganti rugi yang digunakan oleh perusahaan asuransi, yaitu:

a. Tunai

Pembayaran dalam bentuk tunai sesuai dengan perjanjian pada polis.

b. Repair

Pihak asuransi akan mengganti berdasarkan perbaikan dengan nominal yang tidak dapat lebih dari 75 persen.

c. Reinstatement

Pihak asuransi akan mengganti kerugian barang dengan barang yang baru.

d. Replacement

Menempatkan kembali berdasarkan kerugian.

5. Terdapat Prinsip Pengalihan Hak

Subrogation berarti pengalihan hak dari pemegang polis kepada perusahaan asuransi. Saat pemegang polis mengalami kerugian maka pihak asuransi akan membayar ganti rugi atas kerugian tersebut.

6. Ikut Serta dalam Memberikan Perlindungan

Hal ini disebut dengan istilah contribution. Perusahaan asuransi berkewajiban untuk memberikan perlindungan terhadap apa yang diasuransikan oleh nasabah. Terdapat dua metode yaitu proporsional dan juga non proporsional.

7. Ikut Andil dalam Meminimalkan Resiko

Merupakan sebuah usaha yang dilakukan untuk memperkecil resiko yang mungkin dialami oleh pemegang polis. Hal ini juga biasa disebut dengan sebutan loss minimization. Umumnya perusahaan asuransi akan melakukan 2 cara untuk memperkecil resiko yaitu:

a. Pre Loss Minimization 

Usaha untuk meminimalkan resiko dengan cara pencegahan awal sebelum terjadinya kerugian.

b. Post Loss Minimization

Suatu usaha untuk memperkecil resiko yang dilakukan setelah terjadinya kerugian.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai mekanisme asuransi jiwa yang dapat Anda ketahui. Pada dasarnya, mekanisme asuransi jiwa meliputi kegiatan menyatukan, mengumpulkan, dan membayar.  Pentingnya mengetahui mengenai mekanisme asuransi jiwa menjadikan Anda tidak salah tafsir mengenai cara kerja asuransi jiwa.

Hal ini karena banyak sekali masyarakat yang masih salah paham mengenai asuransi jiwa itu sendiri. Selain itu mekanisme asuransi jiwa juga berkaitan dengan prinsip prinsip asuransi yang sudah disebutkan diatas. Pemaparan diatas merupakan penjelasan prinsip asuransi konvensional yang ada di masyarakat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Daftar Asuransi Jiwa dan Isi Form di https://asuransijiwa.xyz/pendaftaran/ atau menghubungi nomor HP/WA : 081803081010

Siapa Kami? Cek disini : https://asuransijiwa.xyz/tentang-agen/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.