Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan? Ini Jawabannya

asuransi jiwa bisa dicairkan

Bertemu lagi dengan kami Asuransi Jiwa Surabaya, kali ini kami akan membahas tentang Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan. Apakah Anda pernah mendengar tentang asuransi jiwa? Asuransi jiwa sendiri yaitu kontrak perjanjian antara perusahaan asuransi dengan Anda sebagai pemegang polisnya. Dimana nanti perusahaan asuransi akan memberikan sejumlah uang apabila risiko kematian pemegang polis. Namun masih ada juga yang bingung apakah asuransi jiwa bisa dicairkan atau tidak.

Asuransi jiwa bisa Anda beli untuk kepentingan diri sendiri maupun kepentingan orang ketiga atau ahli waris. Misalkan saja Anda sebagai kepala keluarga sebagai pihak tertanggungnya, maka jika terjadi resiko meninggal dunia harus ada ahli waris yang akan menjadi pihak penerima sejumlah uang premi yang Anda bayarkan sebelumnya.

Terkait hal pencairan asuransi jiwa ini, tentu saja akan dibahas lengkap pada artikel ini dan ditambah dengan tips klaim asuransi jiwa agar diterima perusahaan asuransi.

DAFTAR ASURANSI JIWA DAN ISI FORMULIR DISINI

Daftar Asuransi Jiwa dan Isi Form di https://asuransijiwa.xyz/pendaftaran/ atau menghubungi nomor HP/WA : 081803081010

Apakah Asuransi Bisa Dicairkan?

Apakah Asuransi Bisa Dicairkan?
Sumber foto : Mybanktracker.com

Pada dasarnya asuransi jiwa bisa diwariskan kepada ahli waris atau keluarga yang berhak menerimanya saat pemegang polis meninggal dunia. Asuransi jiwa sendiri biasanya lebih banyak digunakan oleh tulang punggung keluarga.

Sehingga ketika pemegang polis meninggal, maka akan ada sejumlah uang asuransi yang diberikan perusahaan kepada anggota keluarga untuk membantu meringankan finansialnya. Oleh karena itulah, banyak yang menyebutkan bahwa asuransi jiwa ini diibaratkan seperti warisan.

Maka dari itu, asuransi jiwa bisa dicairkan kapanpun. Namun, tentunya harus mengikuti beberapa prosedur terlebih dahulu. Hal ini erat hubungannya dengan klaim asuransi. Klaim asuransi adalah permintaan pergantian resiko yang diajukan oleh pemegang polis ke perusahaan asuransi.

Baca Juga : Cara Membuat Asuransi Jiwa dan Syarat-Syaratnya

Macam-Macam Cara Klaim Asuransi Jiwa

Macam-Macam Cara Klaim Asuransi Jiwa
Sumber foto : Cermati.com

Adapun sebelum klaim asuransi jiwa tersebut, Anda harus ketahui dulu macam-macam cara untuk mengklaim asuransi jiwa.

1. Klaim Rawat Inap

Ini merupakan tindakan medis yang telah diberikan pada pasien dengan perawatan kesehatan yang lebih ketat. Sehingga jika memiliki asuransi, maka bisa menutupi biaya dari rawat inap itu sendiri. Oleh karena itu, sebaiknya Anda langsung mengajukan klaim asuransi ini. Namun Anda harus mempersiapkan beberapa dokumen penting seperti:

  • Formulir yang berisikan pengajuan klaim asuransi jiwa rawat inap.
  • Surat keterangan dokter.
  • Fotokopi hasil pemeriksaan dari laboratorium dan radiologi.
  • Fotokopi kartu tanda penduduk.
  • Rincian pembiayaan yang telah dilegalisir oleh rumah sakit.

2. Klaim Penyakit Kritis

Penyakit memang bisa menyerang kapan saja bahkan saat Anda tidak memiliki riwayat penyakit tersebut, Untuk itu bagi pemegang polis, maka jika terjadi hal seperti ini Anda berhak mengajukan klaim asuransi jiwa. Berikut dokumen yang harus disiapkan:

  • Formulir pengajuan klaim.
  • Surat keterangan dokter.
  • Fotokopi KTP.
  • Dokumen hasil pemeriksaan radiologi dan laboratorium.

3. Klaim Cacat Total atau Permanen

Saat terjadi kondisi seperti ini, maka Anda mempunya hak untuk mengajukan klaim asuransi. Baik itu karena kecelakaan ataupun penyakit kritis yang Anda jalani. Dokumen yang diperlukan antara lain:

  • Formulir pengajuan klaim.
  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi hasil pemeriksaan labor dan radiologi.
  • Surat keterangan dari dokter.
  • Surat berita acara yang asli dari kepolisian jika kecelakaan.

4. Klaim Kecelakaan dan Meninggal

Apabila pihak tertanggung meninggal karena kecelakaan. Maka kerabat berhak mengajukan klaim. Berikut ini dokumen yang Anda perlukan.

  • Formulir pengajuan klaim.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi KTP.
  • Surat keterangan meninggal dunia dari dokter ataupun pemerintah setempat.
  • Fotokopi dokumen ahsil pemeriksaan radiologi dan labor.
  • Surat berita acara dari kepolisian.
  • Polis asli.

5. Klaim Meninggal Dunia

Untuk pemegang polis yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan, berikut dokumen utama yang harus diberikan pada perusahaan asuransi untuk mengajukan klaim:

  • Formulir pengajuan klaim.
  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KK.
  • Akta kematian.
  • Surat keterangan kremasi atau pemakaman.
  • Surat keterangan kedutaan besar (meninggal di luar negeri).
  • Polis asli.

Baca Juga : Apa Bedanya Asuransi Jiwa dan Kesehatan? Simak Disini

Langkah-langkah Agar Klaim Asuransi Jiwa Disetujui

Langkah-langkah Agar Klaim Asuransi Jiwa Disetujui
Sumber foto : Pt.taylrrenee.com

Meskipun semua hal telah dipenuhi kepada perusahaan asuransi, ada kalanya asuransi ditolak. Hal ini karena Anda tidak mengetahui tips dan trik dalam pengajuan klaim asuransi jiwa. Untuk itu, berikut kami rangkum beberapa langkah yang bisa Anda terapkan.

1. Siapkan Surat Kematian Pihak tertanggung

Ketika meninggal dunia, maka biasanya akan diterima surat kematian yang diperoleh dari rumah sakit atau bisa juga didapatkan dari pemerintah setempat. Surat ini berisikan tentang data pihak yang meninggal dunia yang mencakup tempat serta penyebab kematian.

Surat tersebut akan digunakan perusahaan asuransi untuk memastikan bahwa pihak tertanggung memang telah meninggal dunia. Lalu data yang dituangkan dalam surat tersebut benar adanya.

2. Siapkan Surat-Surat Perjanjian atau Polis

Tentunya Anda perlu menyiapkan surat perjanjian pihak tertanggundengan pihak perusahaan asuransi. Anda juga perlu menyiapkan surat yang asli dan fotokopinya. Hal ini akan membantu Anda ketika perusahaan menanyakan tentang nomor polis. Nomor polis sendiri diperuntukkan untuk melakukan pengecekan kepesertaan pihak tertanggung dalam asuransi.

Baca Juga : Jenis Asuransi Jiwa Seumur Hidup dan Manfaatnya

3. Mengisi Formulir

Apabila semua kelengkapan data telah dipenuhi, selanjutnya perusahaan asuransi akan meminta Anda untuk mengisi formulir klaim. Formulir klaim haruslah diisi oleh ahli waris. Jika selain ahli waris maka semua data dianggap tidak valid dan klaim tidak akan diproses perusahaan.

4. Kelengkapan Surat Lainnya

Meskipun demikian, Anda juga harus menyiapkan surat-surat lainnya yang sekiranya diperlukan. Misalkan seperti fotokopi identitas si ahli waris, surat keterangan dari kepolisian dan rumah sakit, dan surat pendukung lainnya.

Untuk keterangan dari rumah sakit maka Anda harus siapkan hasil pemeriksaan dari labor ataupun radiologinya. Lebih lengkapnya, Anda juga bisa langsung tanyakan pada perusahaan asuransi terkait.

5. Menunggu Verifikasi

Penyerahan seluruh persyaratan dokumen telah diberikan pada pihak asuransi, amkas selanjutnya Anda hanya perlu menunggu prosesnya saja. Biasanya proses verifikasi tidak akan memakan waktu yang sebentar.

Hal ini dikarenakan pihak asuransi harus melihat semua data dengan mencocokkannya dengan teliti agar tidak salah memberikan klaim asuransi. Kemudian perusahaan juga perlu memperhitungkan berapa uang penanggungan yang akan dibayarkan pada ahli waris.

Jika perusahaan selesai memeriksa semua syarat dan telah lengkap, maka selanjutnya pencairan klaim. Namun sebelumnya Anda pastikan dulu bahwa sebelumnya sudah memberikan nomor rekening.

Namun, biasanya akan lebih lama lagi jika dulunya pihak tertanggung memilih jenis asuransi jiwa yang memberikan manfaat investasi. Tentu saja harus diperhitungkan dulu keuntungan investasi dan ini membutuhkan waktu cukup lama.

Adapun penolakan klaim asuransi terjadi karena adanya kendala seperti persyaratannya tidak lengkap, pembayaran premi dari pihak tertanggung tidak lancar atau sering macet. Kemudian penyebab kematian dari pemegang polis disengaja.

Oleh karena itu, saat memilih perusahaan asuransi sebaiknya Anda memilih perusahaan yang jasa asuransinya mudah dalam proses pencairan klaim, keamanan dana investasi, dan pelayanan dari agen asuransi yang membantu.

Dari penjelasan diatas bisa diketahui bahwa asuransi jiwa bisa dicairkan dengan berbagai cara di atas. Tentunya pencairan klaim asuransi tidak akan langsung diterima karena harus melewati beberapa proses terlebih dahulu.

Daftar Asuransi Jiwa dan Isi Form di https://asuransijiwa.xyz/pendaftaran/ atau menghubungi nomor HP/WA : 081803081010

Siapa Kami? Cek disini : https://asuransijiwa.xyz/tentang-agen/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.